Sebenarnya dari awal itu sudah jelas.
Aku menyukaimu dan kamu menyukai orang lain.
Lihat, lagi-lagi kisah cintaku menepuk angin
Belajar dari senja, sesuatu yang indah itu hanya sementara.
Dan pelangi akan hilang pada waktunya.
Kamu yang berperan sebagai putra mahkota raja yang dicintai rakyatnya.
Dan aku salah satu tokoh sampingan yang mencintaimu, sebagai rakyat biasa.
Putri bangsawan saja sulit menggapaimu, apalah aku hanya serpihan debu.
Dan kemungkinan kisahmu tak menginginkanku ada dalam alur ceritanya.
Ingat, bahwa siapapun yang kutemui saat ini adalah bagian dari rencana semesta.
Termasuk mengagumimu, juga bagian dari takdir semesta.
–
Bionarasi:
Adinda Rizqiyatul Hasanah lahir di Probolinggo pada 19 Februari 2007. Saat ini sedang menempuh bangku pendidikan putih abu-abu di Man 2 Probolinggo. Mempunyai hobi menggambar dan juga masih belajar mendalami dunia kepenulisan selama dua bulan terakhir. Salah satu karyanya yang masih belum selesai adalah “Aku,Kamu & Waktu”, bisa dibaca pada aplikasi orange. Kata-kata yang selalu ia tekuni adalah “Kalau gak sekarang, kapan lagi?”. Pembaca bisa menghubungi melalui:
IG pribadi: @dndawhy__
IG gambar: @dindarizq_19
Username WP: @penghunibumiiiikk
Komentar Terbaru