Suatu hari nanti, yang hilang
Tak kunjung kembali
Yang datang akan pergi
Meninggalkan jejak dalam hati
Pertemuanmu, oh indahnya
Menciptakan warna dalam keheningan
Hidupku yang dulu monoton
Kini berseri penuh kenangan
Terlupa aku, genggaman terlalu erat
Justru membuat cinta berlari menjauh
Meninggalkan bekas luka yang dalam
Kenangan indah tak terulang kembali
Kehampaan datang tak bertepi
Hilangnya dirimu kian tak terjamah
Namun, jejakmu masih tertata rapi
Dalam bait-bait aksara jiwaku
Kini, saat mata kita bertatap
Ada genangan air yang tak terbendung
Seakan ingin berkata lirih
“Kembalilah, aku masih menunggumu”
Wahai Semesta, dengarlah rintihku
Kapan aku bisa menatapnya tanpa air mata?
Kapan aku mampu memandangnya
Sebagai orang asing yang tak kukenal?
Kutemui cinta yang amat tulus dalam hatinya
Namun kini usai sudah, tinggal kenangan
Yang selalu kurindukan dalam sepi
Oh Semesta, sampaikanlah rinduku padanya
*****
Perkenalkan, saya Nayla Al Magfiroh, lahir pada 12 November 2008 di sebuah desa yang dikelilingi pemandangan sawah yang mempesona. Saya memegang teguh prinsip bahwa dengan usaha dan kerja keras, setiap mimpi dapat diraih. Sebagaimana pepatah mengatakan, “Kejarlah mimpimu dengan usaha dan kerja kerasmu, tidak ada yang tidak mungkin jika kita yakin.” Keyakinan ini menjadi landasan saya dalam mengejar cita-cita dan menghadapi tantangan hidup.
Komentar Terbaru