Jumat, 04 Sep 2026
  • " Being Smart Generation " Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Hebat Bermartabat

Semesta Fatamorgana (Aisyah)

Dalam remang senja yang memudar, bayangmu masih menari-nari di benak ini. Perjuangan yang kulakukan seakan hanya angin lalu, terasa sia-sia di tengah derasnya rindu. Kehadiranmu, bagai kilat yang menyambar tanpa peringatan, namun kepergianmu… ah, sunyi tanpa kata perpisahan.

Setiap usaha untuk melupakanmu hanya membuat kehadiranmu semakin mengakar dalam sanubari. Bagaikan akar yang merambat, semakin kucoba mencabut, semakin erat ia melilit hati.

Kita, layaknya bulan dan matahari dalam orbit tak berujung. Aku, sang bulan yang tak henti mengejar cahayamu. Kau, matahari yang selalu menghindar, meninggalkan jejak hangat yang tak pernah bisa kuraih sepenuhnya.

Mungkinkah suatu hari nanti lelah ini akan memuncak, memaksaku untuk berhenti dan mengakhiri pengejaran tanpa akhir ini? Namun, kita adalah kemustahilan yang terus kuusahakan menjadi nyata. Bagai fatamorgana di padang pasir, semakin kudekati, semakin jauh kau menghilang.

Perjuangan ini, meski terasa sia-sia, terus kulakukan. Mencoba meraih bintang yang terlampau jauh, meski tahu bahwa jemariku tak akan pernah menyentuhnya. Lelah ini, oh, betapa ingin kutemukan ujungnya. Namun, cinta ini terus membakar, memaksaku untuk terus melangkah dalam pengejaran tanpa akhir.

*****

Aisyah, dipanggilnya Ais aja biar singkat. Mengenyam pendidikan di MAN 2 Probolinggo, mau jadi anak rantau biar nanti terbiasa pas kuliah di luar negri, aamiin. Sebagian tulisanku hanya sebatas curahan perasaan atau angan belaka. Jika ingin tau lebih lanjut, mending check @aisyazraaa_

Baca juga:  Kemenangan Sejati ~ Lusiana Syafitri
KELUAR