Jumat, 04 Sep 2026
  • " Being Smart Generation " Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Hebat Bermartabat

Cinta Namun Punah ~ Naurah Salsabila Auliya

Dulu, aku adalah pecinta hujan. Bagiku hujan adalah salah satu kebahagiaanku. Aku selalu senang dan semangat saat hujan telah turun. Disaat hujan turun aku selalu mengingat kenangan indah bersamamu, dan selalu ingat sosok rupamu.

Sedikit cerita tentangnya. Dia adalah orang pertama yang mengenalkan bagaimana indahnya dicintai. Aku masih sangat ingat betapa manis senyumannya. Awalnya aku ragu untuk menerimamu, tapi dengan selang waktu yang lama aku pun menerimamu untuk memasuki kehidupanku.

Disaat aku rindu akan segala kenangan bersamamu, hujan lah yang menjadi perantara bagiku. Tapi, sejak hari itu dimana kenyataan menamparku sekeras-kerasnya bahwa kau tidak indah seperti apa yang aku bayangkan. Kau membuat aku trauma yang cukup berat akan masalah hari itu. Namun, aku sangat berterimakasih atas Tuhan yang telah memberi tahu ku bahwa dia tidak baik untukku.

Semenjak itu lah aku menjadi sosok orang membenci hujan. Aku sangat benci karena disaat hujan turun aku akan mengingat semua kenangan itu yang membuat aku sakit dan lemah.

===

Perkenalkan, nama saya Naurah Salsabila Auliya. Saya biasa dipanggil Naurah, Nau, atau Ra. Saya saat ini bersekolah di MAN 2 Probolinggo. Beberapa hobi saya adalah membaca, mendengarkan musik, bermain basket, dan mandi hujan. Saya sangat menyukai hujan karena memberikan ketenangan dan mengingatkan pada kenangan indah. Terima kasih telah membaca dan maaf jika ada kesalahan dalam tulisan saya. Jika ingin tahu lebih lanjut tentang saya, silakan kunjungi akun Instagram saya di @naurahuya_.

===

Salwnfaa_

Baca juga:  Manfaatkan Kesempatan Emas ~ Muhammad Bagas Rizky Pratama

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR