Senin, 07 Sep 2026
  • " Being Smart Generation " Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Hebat Bermartabat

Sikap Toleransi Kaisar Mughal ~ Amelia Hasanah

Siapa yang tak kenal dengan Jalaludin Muhammad Akbar? Kaisar ke-3 dari dinasti Mughal. Sejatinya ia mempunyai nama lengkap Abul Fath Jalāluddīn Muhammad Akbar, di kenal dengan Akbar yang agung. Ia keturunan dinasti Timurid, putra dari kaisar Humayun dan cucu dari pendiri kerajaan Mughal yang bercorak Islam, yaitu Zaheeruddin Muhammad babur.

Kaisar Akbar naik tahta saat usianya terbilang cukup mudah yaitu 13 tahun. Sejak kecil kaisar Akbar suka berburu dan bertarung membuat dirinya kuat dan pemberani. Ia tidak bisa membaca dan menulis, tetapi kekurangannya tersebut tidak membuatnya berhenti untuk mencari pengetahuan. Ia menyuruh seseorang membaca ilmu tentang agama, filsafat , sejarah dan sastra.

Selama pemerintahannya, dinasti Mughal menjadi tiga kali lipat dari segi kekayaan, kekuasaan, dan ukuran. Kaisar Akbar adalah raja terhebat dan dan terbesar di india. Sebab membawa dinasti Mughal mencapai puncak kejayaan dan wilayah kekuasaannya mencakup India selatan dan benua di sekitarnya. Keberhasilannya dalam memperluas wilayah karena kekuatan militer, budaya, politik, dan ekonomi Mughal.

Raja Akbar sangat suka pada bidang sastra. Banyak para arsitek, pemuka agama, dan pengrajin yang belajar pada dirinya. Karena kesukaannya di bidang sastra ia membangun perpustakaan. Raja Akbar menghias kerajaannya dengan arsitektur yang sangat indah dan memerintahkan untuk membangun sejumlah benteng dan makam dengan gaya arsitektur yang khas.

Raja Akbar terkenal akan toleransi yang sangat besar terhadap agama lain. Ia tidak memaksa tawanan perang, rakyat, dan istrinya yang beda agama untuk menganut agama yang di anut oleh dirinya melainkan. memberi kebebasan dalam beragama bagi semua orang yang dia kuasai. Raja Akbar sangat di hormati karena pandangan liberal terhadap agama dan kepercayaan.

Baca juga:  Pengintai Teman Bermain (Halimatus Safaroh)

Raja Akbar mencabut pajak diskriminatif yang berdasarkan agama. Raja Jalal memfasilitasi mereka yang beda agama dengan membangun kuil-kuil dan gereja sebagai bentuk penghormatan terhadap agama lain. Ia juga tidak melarang agama lain berdoa di depan umum. Raja Jalal juga menikahi ratu beragama Hindu, yaitu Mariam Uz-Zamani (Jodha bai). Yang menjadi istri kesayangannya Dan menjadi ibu ratu Hindustan.

Raja Akbar meninggal karena penyakit disentri yang serius. Hingga tiga Minggu kemudian ia menutup mata di usia 63 tahun. Di makamkan di sikandra, Agra, India. Yang sekarang banyak orang mengunjungi untuk melihat keindahan makam Akbar.

Dalam sejarah raja Akbar termasuk raja paling terkenal dan terhebat di india.

===
Biodata:
Hai…. Namaku Amelia Hasanah, aku mempunyai cita-cita menjadi seorang pebisnis sukses. Aku juga ingin pergi ke tempat tempat bersejarah seperti Istanbul, india dan banyak lagi.
===

Editor salwa

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR