Minggu, 20 Sep 2026
  • " Being Smart Generation " Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Hebat Bermartabat

Segala Aturan Yang Ditetapkan ~ Muhammad Bagas Rizky Pratama

Islam adalah agama yang indah. Setiap tindak dan tanduk seorang hamba terikat pada aturan Allah Ta’ala, sedangkan segala aturan yang ditetapkan-Nya tak lepas dari hikmah.

Contohnya? Dalam memberi nasehat saja ada aturannya, terdapat tips dan triknya. Dan salah satu upaya kita untuk mengetahui adab-adabnya adalah dengan meneladani Nabi ﷺ dan salafus shalih, dengan mempelajari hadits dan atsar tentang akhlak mereka. Karena merekalah sebaik-baik teladan bagi kita.

Berikut ini Syaqiq bin Salamah rahimahullah menceritakan kepada kita tatkala Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu mencontohkan adab dalam memberi wejangan. Syaqiq adalah seorang tabi’in dari kota Kuffah yang dikenal dengan nama kuniyahnya Abu Wail. Beliau adalah salah satu murid dari sahabat Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu. Mari kita perhatikan kisah yang beliau sampaikan.

Dari Abu Wail Syaqiq bin Salamah mengatakan,
كان ابن مسعود رضي الله عنه يذكرنا في كل خميس مرة، فقال له رجل: يا أبا عبد الرحمن لوددت أنك ذكرتنا كل يوم،

“Dahulu Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu memberi nasihat kepada kami setiap hari Kamis. lalu bertanya seseorang kepada beliau,
“Wahai Abu Abdurrahman, sungguh aku sangat menyukai agar anda memberi nasihat kepada kami setiap hari.”

فقال أما إنه يمنعني من ذلك أني أكره أن أملكم وإني أتخولكم بالموعظة، كما كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يتخولنا بها مخافة السآمة علينا.

Kemudian beliau menjawab,
“Sebenarnya tidak ada yang menghalangiku untuk melakukan hal tersebut, hanya saja aku khawatir membuat kalian akan bosan, dan aku mengatur (menyelang) dalam menyampaikan nasihat kepada kalian. Sebagaimana dulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengatur dalam bernasihat kepada kami, karena khawatir menjadikan kita jemu.”[Muttafaqun ‘alaih]

Baca juga:  Kewajiban Ramadhan ~ Naila UciTri Damayanti

Dari apa yang disampaikan oleh Abu Wail ada beberapa pelajaran yang dapat kita peroleh, yaitu:

• Hendaknya kita saling memberi nasehat kepada sesama. Saling menasehati dalam kebenaran. Saling berbagi ilmu pengetahuan.
• Hendaknya memperhatikan waktu dan kondisi ketika akan menyampaikan nasehat. Jangan terlalu sering menyampaikan nasehat sehingga membuat saudara kita merasa jenuh dan bosan. Hingga akhirnya membuat mereka tidak mau menerima nasehat atau ilmu yang kita sampaikan.
• Teladanilah Nabi ﷺ dalam segala hal, termasuk dalam memberi nasehat. Karena beliau adalah sebaik-baik contoh bagi kita.
• Dapat kita ketahui pula bahwa salah satu sifat manusia adalah mudah bosan. Tentunya sifat ini merupakan lawan bagi seorang penuntut ilmu. Karena, sifat ini dapat menghambat kita dalam menuntut ilmu.
Semoga Allah memberikan taufik dan hidayahnya kepada kita untuk memudahkan kita dalam meneladani Nabi ﷺ dan saling memberi nasehat kepada sesama.

=====

Muhammad Bagas Rizky Pratama, biasa dipanggil Bagas. Siswa kelas 12 jurusan keagamaan, MAN 2 Probolinggo. Lahir di Probolinggo pada tanggal 16 Maret 2006, dan sekarang berusia 16 tahun. Bertempat tinggal di Desa Sukokerto, Kec. Pajarakan, Kab. Probolinggo.

=====

SyafhirAZR

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR