Kamis, 10 Sep 2026
  • " Being Smart Generation " Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Hebat Bermartabat

Kontroversi ~ Aprilia Anggraini Putri

Pada era digital yang penuh disrupsi, viral merupakan salah satu metode produksi yang mampu mencipta sebuah keunikan atau sesuatu yang sangat kontroversi. Menembus semua ruang yang mengkasatkan antara yang publik dan privasi, memapar banyak kalangan dari yang berpeci hingga bberdasi.

Kontroversi itulah yang sering terjadi akhir-akhir ini di tanah air. Mulai dari hal-hal kecil yang dilontarkan beberapa pengguna sosial media yang tidak bertanggung jawab, sampai hal-hal besar yang dilakukan oleh beberapa kelompok masyarakat dalam mengekspresikan sesuatu yang tidak mereka setujui.

Terkadang dipicu masalah sepele,tapi lebih sering muncul akibat sensasi. Misalnya saja keputusan dan tindakan publik figur yang tak terpuji, atau malah perilaku pemimpin yang berusaha mencari panggung politik untuk mengeruk simpati.

Dalam situasi ini, masyarakat akan terbagi menjadi tiga bagian:

  1. Masyarakat pasif atau netral: Golongan masyarakat yang hanya berdiam diri dan mendengarkan saja tanpa sedikit pun melontarkan komentar.
  2. Masyarakat proaktif: Golongan yang senang hati mendukung sang pemimpin dan membenarkannya.
  3. Masyarakat kontra: Golongan yang gesit mengajukan berbagai argumen untuk menentang prilaku atau keputusan yang diambil pemimpin.
  4. =====

    Aprilia Anggraini Putri lahir di Bangkalan Tanggal 16 April 2002. Jenjang pendidikan sekolah dasar MI Salafiyah, MTS Salafiyah, dan sekarang melanjutkan ke man 2 Probolinggo jurusan IPA.
    Selain menjadi pelajar,ia mengabdi di TPQ Sukomulyo,yang dikenal dengan Rumah ABATA. Pada 2015, ia berhasil menjuarai Kompetisi Sains Madrasah (KSM).

    Baca juga:  Janji Kerinduan ~ Adinda Rizqiyatul Hasanah

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR