Tuesday, 29 Nov 2022
  • " Being Smart Generation " Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Hebat Bermartabat

Ratusan Siswa MAN 2 Probolinggo Gelar Pameran Karya Berbasis Potensi Kearifan Lokal

MDP News, Probolinggo – Ratusan siswa dan siswi MAN 2 Probolinggo menggelar pameran karya berbasis potensi kearifan lokal, Senin (31/10/2022). Kegiatan ini dilakukan dalam kerangka kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin (PPRA).

Pameran karya yang digelar di GOR MAN 2 Probolinggo di Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan ini mengambil tema ”Kewirausahaan” dengan subtema ”Kerajinan Tangan Berbasis Potensi Kearifan Lokal Kabupaten Probolinggo”.

Kegiatan dirangkai dengan apik oleh siswa-siswi sendiri dengan stand-stand pameran dengan panggung di tengah yang menampilkan kreasi-kreasi budaya siswa. Di antaranya Tari Glipang, lagu Potre Koneng dan Tanduk Majeng, teater Legenda Roro Anteng dan Joko Seger serta ludruk Lagu Dolanan Anak dengan judul “Amel Tak Le Moleh” dan lain sebagainya.

Banyak karya-karya yang dipajang Pop Up Buku Kabupaten Probolinggo, cermin hias kerang, batik ecoprint dan tie, figura biji-bijian, desain baju adat, lentera laut, replika dari barang bekas berupa kapal nelayan, miniatur ludruk, perahu hias, ikon mangga anggur, miniatur Gunung Bromo, perahu larung saji, replika Pantai Bentar, miniatur rumah adat Suku Tengger dan lain sebagainya.

Kepala MAN 2 Probolinggo Ahmad Zamroni mengaku banyak sekali hasil kreatifitas siswa dan siswi yang ditampilkan dalam pameran karya tersebut.  “Para siswa dituntut untuk mengembangkan kreatifitasnya, serta mampu menghasilkan berbagai kerajinan tangan yang dibuat dari bahan potensi kearifan lokal Kabupaten Probolinggo. Selain itu juga bisa dengan memanfaatkan barang bekas dalam pembuatannya dengan tujuan mengurangi sampah dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo Ahmad Sruji Bahtiar mengatakan kreatifitas, inovasi serta kepedulian siswa akan kearifan lokal perlu dipupuk dan dikembangkan sejak dini agar jiwa tanggung jawab untuk terus menjaga dan melestarikan terbentuk dalam setiap diri siswa.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ghirah dan semangat siswa dan siswi MAN 2 Probolinggo untuk terus menggali kearifan-kearifan lokal yang masih banyak yang belum diekplor di Kabupaten Probolinggo, sehingga dapat menjadi khasanah keilmuan dan kekayaan kearifan lokal yang bisa dikenal oleh masyarakat umum,” katanya.

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR