{"id":9577,"date":"2025-11-25T13:30:10","date_gmt":"2025-11-25T06:30:10","guid":{"rendered":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/?p=9577"},"modified":"2025-11-28T12:43:09","modified_gmt":"2025-11-28T05:43:09","slug":"9577","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/2025\/11\/25\/9577\/","title":{"rendered":"Momen Upacara HGN Yang Penuh Haru &#038; Ceria, Siswa MAN 2 Probolinggo Tunjukkan Cinta Kepada Para Guru"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-9578\" src=\"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-300x225.jpg\" alt=\"Barisan siswa berseragam putih abu-abu berdiri rapi menghadap barisan guru saat mengikuti upacara peringatan Hari Guru Nasional di GOR MAN 2 Probolinggo.\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-300x225.jpg 300w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-768x576.jpg 768w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-600x450.jpg 600w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-80x60.jpg 80w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-200x150.jpg 200w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-9579\" src=\"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-1-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-1-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-1-768x576.jpg 768w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-1-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-1-600x450.jpg 600w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-1-80x60.jpg 80w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-1-200x150.jpg 200w, https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-12.01.16_89f440f2-1.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>PAJARAKAN, MDP News<\/strong> \u2014 Peringatan Hari Guru Nasional di MAN 2 Probolinggo, Selasa (25\/11), berlangsung dalam suasana yang khidmat sekaligus meriah. GOR madrasah pagi itu menjadi saksi dua momentum berbeda: keharuan mendalam saat prosesi upacara resmi, dan semangat tinggi siswa saat menampilkan kreativitas mereka usai acara.<\/p>\n<p>Dian Aprilia, selaku pembina upacara, memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan pesan yang substansial kepada seluruh siswa. Dalam amanatnya, ia tidak sekadar memberikan ucapan selamat, tetapi menekankan pentingnya menjadikan Hari Guru sebagai ajang refleksi diri. Dian meminta siswa untuk meninjau kembali kedisiplinan dan rasa hormat mereka terhadap para pendidik yang telah membimbing mereka setiap hari.<\/p>\n<p>Suasana semakin emosional ketika lagu \u201cHymne Guru\u201d dinyanyikan bersama. Di barisan depan, para guru tampak terharu, sementara para siswa menunduk mendalami makna lirik tersebut.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cMenjadi guru adalah panggilan jiwa yang menuntut ketulusan hati dalam mendampingi siswa, bukan sekadar menyampaikan materi pelajaran.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Ungkap Sri Sukarti Ningsih, salah satu guru senior, menanggapi peringatan tahun ini. Ia berharap momen ini bisa mempererat hubungan emosional antara guru dan siswa agar proses belajar mengajar menjadi lebih baik.<\/p>\n<p>Sementara itu, Zainul Fajri menyoroti tantangan etika siswa di tengah perkembangan teknologi. Meski mengapresiasi kreativitas siswa yang luar biasa tahun ini, ia mengingatkan agar rasa hormat kepada guru tetap dijaga, terutama dalam berinteraksi di media sosial.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cMelihat antusiasme siswa hari ini saya sangat terharu. Harapannya, siswa MAN 2 Probolinggo tetap menjunjung tinggi etika dan sopan santun, baik di sekolah maupun di luar sekolah,\u201d ujarnya tegas.<\/p><\/blockquote>\n<p>Dari sudut pandang siswa, peringatan kali ini dinilai sangat berkesan. Reyhan mengaku, meski pertunjukan suporter &#8220;ultras&#8221; sangat seru, amanat pembina upacara justru menjadi bagian yang paling menyentuh hatinya. Hal senada disampaikan Safina dan Muis Lutfi yang memuji kerapian acara. Menurut mereka, alur yang tertata membuat siswa bisa merasakan momen haru dan gembira secara utuh.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cSeru banget pas bagian pertunjukan ultras, rasanya kompak sekali satu angkatan. Tapi jujur, amanat Bu Dian tadi yang paling kena. Rasanya seperti disentil untuk lebih menghargai guru,\u201d ungkap Reyhan pada MDP News.<\/p><\/blockquote>\n<p>Acara telah berakhir dengan tertib dan penuh kesan. Namun, tantangan sesungguhnya bagi para siswa baru saja dimulai: membuktikan bahwa rasa hormat dan keharuan yang mereka tunjukkan di lapangan tadi, mampu mereka terapkan secara konsisten dalam perilaku sehari-hari.<\/p>\n<hr \/>\n<p><strong>Reporter:<\/strong> Lusiana Syafitri (XII.B) &amp; Rasdyanathan Fajri Imam Mubien (X.F)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; PAJARAKAN, MDP News \u2014 Peringatan Hari Guru Nasional di MAN 2 Probolinggo, Selasa (25\/11), berlangsung dalam suasana yang khidmat sekaligus meriah. GOR madrasah pagi itu menjadi saksi dua momentum berbeda: keharuan mendalam saat prosesi upacara resmi, dan semangat tinggi siswa saat menampilkan kreativitas mereka usai acara. Dian Aprilia, selaku pembina upacara, memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan pesan yang substansial kepada seluruh siswa. Dalam amanatnya, ia tidak sekadar memberikan ucapan selamat, tetapi menekankan pentingnya menjadikan Hari Guru sebagai ajang refleksi diri. Dian meminta siswa untuk meninjau kembali kedisiplinan dan rasa hormat mereka terhadap para pendidik yang telah membimbing mereka setiap hari. Suasana semakin emosional ketika lagu \u201cHymne Guru\u201d dinyanyikan bersama. Di barisan depan, para guru tampak terharu, sementara para siswa menunduk mendalami makna lirik tersebut. \u201cMenjadi guru adalah panggilan jiwa yang menuntut ketulusan hati dalam mendampingi siswa, bukan sekadar menyampaikan materi pelajaran.\u201d Ungkap Sri Sukarti Ningsih, salah satu guru senior, menanggapi peringatan tahun ini. Ia berharap momen ini bisa mempererat hubungan emosional antara guru dan siswa agar proses belajar mengajar menjadi lebih baik. Sementara itu, Zainul Fajri menyoroti tantangan etika siswa di tengah perkembangan teknologi. Meski mengapresiasi kreativitas siswa yang luar biasa tahun ini, ia mengingatkan agar rasa hormat kepada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[181,177],"tags":[2112,527,2113,965,2089],"class_list":["post-9577","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-reportase","category-jejak-aksara-pena","tag-2112","tag-hari-guru","tag-hgn","tag-lusiana-syafitri","tag-rasdyanathan-fajri-imam-mubien"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9577","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9577"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9577\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9582,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9577\/revisions\/9582"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9577"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9577"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9577"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}