{"id":2852,"date":"2023-04-24T17:00:16","date_gmt":"2023-04-24T10:00:16","guid":{"rendered":"https:\/\/perpus.man2probolinggo.sch.id\/?p=2852"},"modified":"2025-06-18T08:56:33","modified_gmt":"2025-06-18T01:56:33","slug":"jarak-hati-salwa-nurul-asyifa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/2023\/04\/24\/jarak-hati-salwa-nurul-asyifa\/","title":{"rendered":"Jarak Hati ~ Salwa Nurul Asyifa"},"content":{"rendered":"<p>Keadaan di ruangan begitu gaduh, yang akan selalu di rindu. Canda dan tawa begitu candu, berbahagialah kami di hari lalu. Seketika keadaan menjadi hening, kita pun kembali disibukkan dengan hal masing-masing. Tiba-tiba, guru bertanya meski sedikit melanting. Pertanyaannya begini, &#8220;Kalian tau ga sih? Kenapa ketika dalam keadaan marah, kita sering mendengking?&#8221;<\/p>\n<p>Salah satu teman menjawab, &#8220;Karena saat itu kesabaran telah hilang sehingga kami mendengking.&#8221;<\/p>\n<p>Beliau kembali bertanya, &#8220;Tapi, bukanlah lawan bicara tepat berada didekatnya? Jadi, kenapa harus bicara keras? Apa lawan bicara tidak bisa mendengar? Atau dia yang tak bisa bicara dengan sedikit rendah?&#8221;<\/p>\n<p>Tidak sedikit yang memberikan alasan menurut versi mereka. Namun tak ada jawaban yang memuaskan, katanya.<\/p>\n<p>Sang guru kembali berbicara, &#8220;Ketahuilah, ketika seseorang tengah berdialog dalam keadaan sengat, jarak antara hati begitu jauh meski fisik mereka dekat. Sebab, untuk mencapai jarak yang tidak dekat, jadilah berteriak. Anehnya, semakin kuat suaranya, maka jarak akan berlari begitu kencangnya, tapi mereka tetap saja mendengking sekeras-kerasnya.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Namun sebaliknya, sesuatu yang berbeda akan dialami oleh mereka yang tengah dilanda asmara. Suara yang terdengar begitu halus dan melemah. Alunan bicara sangatlah lembut, tapi mengapa mereka dapat menangkap jelasnya kata?&#8221;<\/p>\n<p>Beberapa mereka nampak berpikir dalam, tapi tak ada satupun yang dapat memberikan jawaban.<\/p>\n<p>&#8220;Karena hati mereka begitu dekat, tak berjarak. Sebaris kata pun tak perlu diucapkan. Tatapan mata sudah cukup untuk mereka memahami yang disampaikan&#8221;, kata beliau.<\/p>\n<p>Jadi, saat engkau dalam keadaan sengat, janganlah hati sampai berbuah jarak. Berkatalah hal yang baik, hingga tak ada seseorang yang merasa tersayat. Bijaksana bagi mereka yang menjaga kata saat berbicara. Sebab, penjelajah waktu akan membatu saat berpikir dengan utuh.<\/p>\n<p>Jangan kamu berjanji saat bahagia, jangan kamu memutuskan perkara ketika marah .<\/p>\n<p>=====<\/p>\n<p>Assalamualaikum.<br \/>\nSalwa Nurul Asyifa lahir pada tahun 2007. Sekarang tengah menempuh pendidikan di MAN 2 Probolinggo. Menulis merupakan hobi baru baginya. \u201cBeranilah untuk bermimpi dan beranikan dirimu untuk mewujudkan semua impianmu, karena impian tidak akan tercapai tanpa keberanian.\u201d<br \/>\nWassalamualaikum.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keadaan di ruangan begitu gaduh, yang akan selalu di rindu. Canda dan tawa begitu candu, berbahagialah kami di hari lalu. Seketika keadaan menjadi hening, kita pun kembali disibukkan dengan hal masing-masing. Tiba-tiba, guru bertanya meski sedikit melanting. Pertanyaannya begini, &#8220;Kalian tau ga sih? Kenapa ketika dalam keadaan marah, kita sering mendengking?&#8221; Salah satu teman menjawab, &#8220;Karena saat itu kesabaran telah hilang sehingga kami mendengking.&#8221; Beliau kembali bertanya, &#8220;Tapi, bukanlah lawan bicara tepat berada didekatnya? Jadi, kenapa harus bicara keras? Apa lawan bicara tidak bisa mendengar? Atau dia yang tak bisa bicara dengan sedikit rendah?&#8221; Tidak sedikit yang memberikan alasan menurut versi mereka. Namun tak ada jawaban yang memuaskan, katanya. Sang guru kembali berbicara, &#8220;Ketahuilah, ketika seseorang tengah berdialog dalam keadaan sengat, jarak antara hati begitu jauh meski fisik mereka dekat. Sebab, untuk mencapai jarak yang tidak dekat, jadilah berteriak. Anehnya, semakin kuat suaranya, maka jarak akan berlari begitu kencangnya, tapi mereka tetap saja mendengking sekeras-kerasnya.&#8221; &#8220;Namun sebaliknya, sesuatu yang berbeda akan dialami oleh mereka yang tengah dilanda asmara. Suara yang terdengar begitu halus dan melemah. Alunan bicara sangatlah lembut, tapi mengapa mereka dapat menangkap jelasnya kata?&#8221; Beberapa mereka nampak berpikir dalam, tapi tak ada satupun yang dapat memberikan jawaban. &#8220;Karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":2853,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[178,177],"tags":[329,91,365,334],"class_list":["post-2852","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-opini","category-jejak-aksara-pena","tag-hati","tag-man-2-probolinggo","tag-perasaan","tag-salwa-nurul-asyifa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2852","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2852"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2852\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9020,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2852\/revisions\/9020"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2852"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2852"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2852"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}