{"id":2033,"date":"2023-01-13T06:00:43","date_gmt":"2023-01-12T23:00:43","guid":{"rendered":"https:\/\/perpus.man2probolinggo.sch.id\/?p=2033"},"modified":"2023-01-13T06:00:43","modified_gmt":"2023-01-12T23:00:43","slug":"bandung-dan-senjanya-naila-ucitri-damayanti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/2023\/01\/13\/bandung-dan-senjanya-naila-ucitri-damayanti\/","title":{"rendered":"Bandung dan Senjanya ~ Naila UciTri Damayanti"},"content":{"rendered":"<p>&#8220;Berikan aku satu kebohongan yang indah,&#8221; ucap seorang gadis.<\/p>\n<p>&#8220;Senja akan menampakkan gurat jingganya sore ini,&#8221; jawab seorang pria.<\/p>\n<p>&#8220;Kebohongan yang sangat indah,&#8221; lirih seorang wanita.<\/p>\n<p>&#8220;Langit semakin keras meraung dengan derasnya hujan, sebagai pertanda seberapa dalam lukanya.&#8221; Si wanita melanjutkan ucapannya.<\/p>\n<p>&#8220;Langit kehilangan senjanya, ya?&#8221; jawab pelan seorang pria.<\/p>\n<p>&#8220;Awalnya senja yang kehilangan langitnya, namun setelah waktu berlalu akhirnya kita tahu langit yang kehilangan senjanya,&#8221; ucap si gadis.<\/p>\n<p>&#8220;Kau tahu &#8230; senja tanpa langit memang bukan apa-apa, tetapi langit tanpa senja akan kehilangan keindahan, keagungan, dan kesempurnaannya. Karena senja di ciptakan untuk melengkapi langit.&#8221; Si gadis melanjutkan perkataannya.<\/p>\n<p>Bandung, Desember akhir tahun.<\/p>\n<p>=====<\/p>\n<p>Assalamualaikum, hallo aku Naila UciTri Damayanti, anak terakhir yang lahir di Probolinggo pada 3 Mei 2007. Pengagum Lee Donghyuck dan hujan, namun takut saat guntur berbunyi, suka membaca dan suka matcha. Bercita-cita menjadi seorang Jaksa hukum dan memakai almamater Universitas Brawijaya di depan makam ibundanya. Jangan lupa mampir di @tyhc.naiilaa_ dan @corettdisini. Terima kasih sudah membaca, wassalamu&#8217;alaikum<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Berikan aku satu kebohongan yang indah,&#8221; ucap seorang gadis. &#8220;Senja akan menampakkan gurat jingganya sore ini,&#8221; jawab seorang pria. &#8220;Kebohongan yang sangat indah,&#8221; lirih seorang wanita. &#8220;Langit semakin keras meraung dengan derasnya hujan, sebagai pertanda seberapa dalam lukanya.&#8221; Si wanita melanjutkan ucapannya. &#8220;Langit kehilangan senjanya, ya?&#8221; jawab pelan seorang pria. &#8220;Awalnya senja yang kehilangan langitnya, namun setelah waktu berlalu akhirnya kita tahu langit yang kehilangan senjanya,&#8221; ucap si gadis. &#8220;Kau tahu &#8230; senja tanpa langit memang bukan apa-apa, tetapi langit tanpa senja akan kehilangan keindahan, keagungan, dan kesempurnaannya. Karena senja di ciptakan untuk melengkapi langit.&#8221; Si gadis melanjutkan perkataannya. Bandung, Desember akhir tahun. ===== Assalamualaikum, hallo aku Naila UciTri Damayanti, anak terakhir yang lahir di Probolinggo pada 3 Mei 2007. Pengagum Lee Donghyuck dan hujan, namun takut saat guntur berbunyi, suka membaca dan suka matcha. Bercita-cita menjadi seorang Jaksa hukum dan memakai almamater Universitas Brawijaya di depan makam ibundanya. Jangan lupa mampir di @tyhc.naiilaa_ dan @corettdisini. Terima kasih sudah membaca, wassalamu&#8217;alaikum<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":2034,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[179],"tags":[624,625,91,310,289],"class_list":["post-2033","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerita","tag-bandung","tag-langit","tag-man-2-probolinggo","tag-naila-ucitri-damayanti","tag-senja"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2033","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2033"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2033\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}