{"id":1347,"date":"2022-11-05T10:00:48","date_gmt":"2022-11-05T03:00:48","guid":{"rendered":"https:\/\/perpus.man2probolinggo.sch.id\/?p=1347"},"modified":"2025-06-18T10:16:08","modified_gmt":"2025-06-18T03:16:08","slug":"kebutuhan-diri-aisyah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/2022\/11\/05\/kebutuhan-diri-aisyah\/","title":{"rendered":"Kebutuhan Diri ~ Aisyah"},"content":{"rendered":"<p>Ada diri yang sedang rapuh<br \/>\nMemendam semua yang ia rasakan adalah jalan jitunya, bukan tak ingin terbuka<br \/>\nMelainkan rasa malu yang ada. Tersenyum dikeramaian adalah kebohongan yang berulang kali dilakukan.<br \/>\nTak ingin dipandang rapuh<br \/>\nPadahal dirinya sedang butuh<br \/>\nSelalu bersedia mendengar<br \/>\nTapi tak ada yang mau mendengar<br \/>\nSelalu mementingkan, tapi tak pernah dianggap penting<\/p>\n<p>Selalu menganggap<br \/>\nTapi tak pernah dianggap.<br \/>\nJujur memang Lelah, tapi mau bagaimana lagi?<br \/>\nSegala sesuatu memanglah harus mandiri, dan dirinya selalu di didik mandiri agar tidak merepotkan orang lain.<br \/>\nmungkin kebiasaan mandiri dalam hal memendam itu berhasil hanya beberapa saat, tidak setiap saat.<br \/>\nTapi kali ini, diri tak bisa untuk mandiri.<br \/>\nMenanggung semua ini secara mandiri sangat melelahkan, sandaran yang diri ini butuhkan pun tak kunjung datang menghampiri.<br \/>\nItupun melelahkan, karena menunggu sesuatu yang belum terlihat kedatangannya, bahkan tanda kedatangannya pun belum terlihat.<br \/>\n&#8211;<br \/>\nBionarasi<br \/>\nKenalin namaku Aisss, sebenarnya Aisyah sih heheh, tapi bebas deh kalian mau panggil aku apa aja asal jangan aneh yaa. Oh iya, aku berasal dari kota yang dikenal sebagai sunrise of Java. Yaps, Banyuwangi. Aku lahir pada 18 Juni 2007.<br \/>\nAku pernah mengenyam pendidikan di SDN 1 Bengkak dan MTsN 1 Banyuwangi. Sekarang aku juga udah resmi jadi bagian keluarga MAN 2 Probolinggo. Aku suka menulis sejak kelas 8, awalnya cuma gabut gara-gara pandemi, eh malah keterusan terus jadi hobi deh. Terimakasih yaa udah baca karya aku, dan semoga kalian suka.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada diri yang sedang rapuh Memendam semua yang ia rasakan adalah jalan jitunya, bukan tak ingin terbuka Melainkan rasa malu yang ada. Tersenyum dikeramaian adalah kebohongan yang berulang kali dilakukan. Tak ingin dipandang rapuh Padahal dirinya sedang butuh Selalu bersedia mendengar Tapi tak ada yang mau mendengar Selalu mementingkan, tapi tak pernah dianggap penting Selalu menganggap Tapi tak pernah dianggap. Jujur memang Lelah, tapi mau bagaimana lagi? Segala sesuatu memanglah harus mandiri, dan dirinya selalu di didik mandiri agar tidak merepotkan orang lain. mungkin kebiasaan mandiri dalam hal memendam itu berhasil hanya beberapa saat, tidak setiap saat. Tapi kali ini, diri tak bisa untuk mandiri. Menanggung semua ini secara mandiri sangat melelahkan, sandaran yang diri ini butuhkan pun tak kunjung datang menghampiri. Itupun melelahkan, karena menunggu sesuatu yang belum terlihat kedatangannya, bahkan tanda kedatangannya pun belum terlihat. &#8211; Bionarasi Kenalin namaku Aisss, sebenarnya Aisyah sih heheh, tapi bebas deh kalian mau panggil aku apa aja asal jangan aneh yaa. Oh iya, aku berasal dari kota yang dikenal sebagai sunrise of Java. Yaps, Banyuwangi. Aku lahir pada 18 Juni 2007. Aku pernah mengenyam pendidikan di SDN 1 Bengkak dan MTsN 1 Banyuwangi. Sekarang aku juga udah resmi jadi bagian keluarga MAN [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":1364,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[177,180],"tags":[288,403,91,404,405],"class_list":["post-1347","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jejak-aksara-pena","category-puisi-sajak","tag-aisyah","tag-kebutuhan","tag-man-2-probolinggo","tag-rapuh","tag-sandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1347","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1347"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1347\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9442,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1347\/revisions\/9442"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1347"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1347"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/man2probolinggo.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1347"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}