Ibu, engkau adalah cahaya dalam kegelapan hidupku. Sembilan bulan kau memelukku dalam rahimmu, lalu mempertaruhkan nyawa demi melihatku menghirup udara pertama di dunia ini. Betapa agung pengorbananmu, betapa mulia jasamu, betapa luas samudera cintamu.
Kini, berkat kasih sayangmu yang tak terbatas, aku telah tumbuh dewasa. Tanpa mengenal lelah, kau berjuang siang dan malam demi memenuhi kebutuhanku. Setelah ayah berpulang, kau pun menjelma menjadi sosok ayah bagiku. Sungguh, betapa beruntungnya diriku memiliki ibu seistimewa engkau!
Meski terkadang langkahku tersandung, bahkan ketika lidahku lancang membantah perintahmu, tak pernah sekali pun amarah menodai wajahmu. Kau hanya membimbingku dengan kata-kata lembut bak embun pagi, menyejukkan jiwa dan menyadarkan hati.
Ibu, engkaulah pahlawan sejati dalam kisah hidupku. Engkau malaikat tanpa sayap yang senantiasa hadir di sisiku, menopang setiap langkahku menuju impian.
Waktu terus bergulir, usiamu kian bertambah. Kini giliranku untuk membalas segala jasamu. Aku ingin melihat senyum bahagia merekah di wajahmu yang mulai dihiasi kerutan waktu. Namun, ada satu ketakutan yang menghantuiku: jika Allah memanggilmu sebelum aku mampu membahagiakan dirimu.
Ya Allah, hanya satu permohonan hamba: “Panjangkanlah umur ibuku.” Izinkan aku menemani lebih lama lagi, sebab ibu adalah mercusuar yang menuntun kapalku mengarungi lautan mengejar cita-cita.
Ibu, engkaulah alasan mengapa aku terus melangkah, terus bermimpi, dan terus berjuang. Kasihmu adalah kekuatanku, senyummu adalah semangatku. Terima kasih telah menjadi ibu terbaik yang pernah ada.
*****
Perkenalkan, saya Lusiana Syafitri, kelahiran 2007 yang berasal dari desa Karangpranti. Meskipun masih berusia belia, saya memiliki semangat yang membara untuk terus berkarya dan mengejar impian. Motto hidup yang selalu menjadi penyemangat saya adalah “Sebuah proses pasti penuh air mata, tapi di ujung cerita ada cita-cita yang sedang menanti.” Kalimat ini menjadi pengingat bahwa setiap perjuangan memang tak mudah, namun hasil manis akan menanti mereka yang pantang menyerah.
Komentar Terbaru