Malam itu, di kamar seorang remaja, terdapat seorang gadis remaja yang tengah berbaring dengan posisi miring menampakkan punggung yang bergetar.
Tampak dengan jelas bahwa ia sedang menangis. Isakannya terdengar memenuhi kamar yang kini tengah ramai dengan suara musik yang dikeraskan.
Tentu saja hal tersebut ulahnya, agar suara tangisannya tak sampai terdengar keluar kamar.
Saat ini ia hanya sedang lelah dengan semua yang telah ia jalani. Mungkin menangis memang tidak menghilangkan masalah, tapi dengan menangis kita dapat menumpahkan rasa sesak yang hadir di dalam dada.
Tangisannya terdengar lirih dengan tangan yang terkepal tampak sedang memukul dadanya guna menetralkan rasa sakit yang di rasa. Tak sembuh memang, tapi ia juga lega. Menumpahkan segalanya hingga tak ada lagi alasan untuk terus menangis.
Lelah yang dirasakan kini berubah kala kantuk datang menyerang. Isakan tangisnya kini sudah berhenti walau masih sesenggukan.
Mata bengkak itu kini terpejam dengan damai. Gadis itu tertidur setelah puas mencurahkan segala kesesakan. Meninggalkan jejak air mata yang kini mulai mengering tanpa adanya usapan kasar.
Gadis itu, hanya lelah
Ya, dia hanya lelah saja…
Bionarasi ~
Assalamualaikum
Dàjiā hǎo, wǒ shì Syafhir.
Siganeul naeeo je jagpumeul ilgeojusyeoseo khamsahabnida. Dangsini geugeoseul joahandamyeon naneun haengboghada.
Xièxiè nǐ!”
Editor – ais
Komentar Terbaru