Ayah, aku menyimpan rasa sayang dan benci menjadi satu untukmu. Tak pernah ku ucapkan jika aku menyayangimu selama nafasku berhembus, itu karena rasa benci menyelimutiku hingga tak bisa berucap sayang padamu.
Ayah, mulut ini terasa kaku dan membisu jika aku ingin mengungkapkan rasa sayang, semua itu karena dirimu tak pernah menunjukkan rasa sayang padaku. Tapi dalam hati kecil, aku memiliki rasa sayang sebagaimana seorang putri menyayangi ayahnya.
Tak jarang ayah menunjukkan rasa sayang padaku. Tapi banyaknya luka membuatku menutup mata dan hatiku untuk melihat sisi baikmu.
Ayah, aku menyayangimu, cinta pertamaku. Tapi rasa benci tak bisa melihatmu sebagai ayah yang menjadi sumber kebahagiaan putrinya.
=====
Hallo! Aku Lesti Abelia, moto hidupku tuh “Jangan suka gampang menyerah, selalu yakin bahwa kamu bisa!” Kalo kalian mau, bisa follow IG aku nih @liya.abelia, aku bakal sering update di sana. Makasih ya udah baca, next time ketemu lagi di karya aku yang lain
Komentar Terbaru