Selasa, 01 Sep 2026
  • " Being Smart Generation " Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Hebat Bermartabat

Hilang Tanpa Pamit ~ Aisyah

Malam demi malam kian berlarut, ditempat yang sama dan tetap dengan perasaan untuk orang yang sama. ditemani bintang, perempuan itu selalu menikmati sunyinya malam.

Yang dahulunya takut akan ketinggian, kini sudah tidak lagi akibat indahnya bintang untuk seseorang yang ia simpan dalam lubuk hatinya.

“Ais,” panggil temannya dari bawah tangga rooftop itu, namanya Tara.

“Apa tar?” Tanyanya, wanita bernama Ais itu hanya menyauti tak berniat untuk mengintip dan menghampiri temannya itu.

“Kamu sendirian?” Teriaknya Tara lagi.

“Iyaa Tar, kenapasih?” Balas Ais.

Tak lama, tiba-tiba saja Tara sudah berada didekat Ais yang tengah termenung menikmati bintang. Pantas saja temannya betah diatas rooftop sendirian, ternyata pemandangan yang disuguhkan memanglah indah.

“Galauin dia kamu ya?” Tanya Tara sembari menengok temannya disampingnya itu.

“Ngapain galau Tar?” Ais tersenyum tipis. Bibirnya memang tersenyum, tapi tidak dengan binar mata yang ia pancarkan. Tara tau betul bagaimana temannya ini.

“Ais, ga semua yang dateng ke kita bakal jadi milik kita.” Tara menepuk pundak Ais.

“Tar, aku ga bisa tar! buat ngelepasin dia ga semudah itu! aku tau pandangan orang ke dia sekarang udah buruk, tapi bagiku dia ga seburuk itu, aku ga bisa tar..” lirih Ais. Tatapan matanya kini sayu, Tara tak begitu tau apa yang telah dilakukan oleh seseorang itu, hingga temannya ini terlihat susah untuk melepaskannya.

Mendengar ucapan dari temannya itu, Tara segera memeluknya. Ia memegang kedua pundak temannya itu untuk menghadap wajahnya. “Ais! Kamu bisa kalo kamu mau dan ada aksi buat ngelepasin dia! Aku yakin kamu bisa!” 

Ais melepaskan tangan Tara dari pundaknya itu, ia kembali menyandarkan tangannya pada pembatas di rooftop itu. “Tar, kamu gabakal tau betapa susahnya aku selama ini buat ngelepasin dia, kamu bilang aku bisa kalau aku mau dan ada aksi.” Ucapnya, Tara melihat ke arah wajah Ais. Tatapan nya benar-benar tak bisa berbohong akan perasaannya saat ini.

Baca juga:  Hero Dalam Istana ~ Panca Putri Aisyah Nurul Jannah

“Selama ini aku sudah berusaha buat ngelepas, tapi ada aja sikap dia yang ngebuat aku kembali untuk menemani, ngelepas dan ngejauh dari dia ga semudah itu tar! Banyak konsekuensi yang harus aku terima, termasuk kecewa untuk melihat sikapnya dia…” Lanjutnya, tak sadar air mata Ais jatuh membasahi pipinya.

“Tapi kamu masih mau tetep bertahan sampe sekarang?” Tanyanya Tara.

“Mungkin, aku gatau sampe kapan bakal kaya gini, ya walaupun sakit gapapa aku kan kuat,” ucapan Ais diakhir diselingi dengan tertawa renyah.

“Kamu setulus ini sama dia Ais? Aku ga pernah ngeliat kamu jatuh cinta tapi sampe kaya gini,” ucap Tara.

“Gatau, intinya perasaan yang aku rasa sekarang emang beneran serius. Mau dia jelek atau gimana aku ga peduli sama pandangan orang lain tar..”

Tara memeluk temannya lagi. Dua wanita itu kembali menikmati sunyinya malam dengan bintang-bintang. Sesekali mereka tertawa ketika bercerita, ya hitung-hitung untuk menghibur diri Ais yang galau.

Melepaskan seseorang yang pernah berpengaruh dalam hidup seseorang memanglah susah. Terlebih seseorang tersebut benar-benar mengerti akan apa yang kita rasakan dan terjadi sama diri kita.

Sejahat apapun orang tersebut, bagi Ais sepertinya tidak ada bedanya. Dia tetap seperti apa yang dikenal, walau orang berpendapat itu buruk. Bagi Ais itu hanya cover saja, tidak ada yang tau bagaimana isinya.

Itu yang dirasakan, ditemani ketika sedih, merangkul ketika lelah, menyemangati ketika susah. Melupakan segala kebaikan darinya tidaklah mudah, banyak tindakan dan ucapan yang membuatnya semangat untuk menjalani hari-harinya walaupun tak seindah yang dipikirkan.

Meyakinkan disaat kita tidak percaya akan pelangi, itu yang ia dapatkan. “Ais hebat kuat!” Itu katanya, hanya tiga kata namun berarti bagi Ais.

Baca juga:  Wasiat Dari Faqih Andalus ~ Muhammad Bagas Rizky Pratama

====

Hai, aku Aisyah, panggil aja Ais! Siswa MAN 2 Probolinggo. FYI, aku anak IPS, ya hehe. Aku suka apapun yang berbau senja dan pantai, apalagi jika bisa menikmatinya bersama dia. Sekian dan terima kasih. Kalian bisa temui aku di @aisyazraaa_.

====

editor salwa

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR