Minggu, 11 Okt 2026
  • " Being Smart Generation " Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Hebat Bermartabat

Akhir Tak Terduga ~ Aisyah

“Eh Ca! Kamu ga liat sw nya Aldi?” Fira terlihat buru-buru menghampiri ica yang tengah duduk bersantai ditemani dengan laptop dan buku dihadapannya.

“Udah, kenapa emang?” Ica menoleh ke arah Fira yang terlihat agak ngos-ngosan karena berlari menghampirinya.

“Lah, ga potek kamu?” tanya nya, Fira menari kursi untuk duduk disebelah Ica.

Mendengar itu, Ica terkekeh. “Ngapain emang harus potek?” Kini pertanyaan itu berbalik pada Fira.

“Ya nggak apa-apa sih, kan kalian itu ….” Fira menggantung ucapannya.

“Temen,” tegas Ica.

“Emang cewe yang sw-nya siapa Ca?” Fira sepertinya memanglah kepo. Kayanya cocok deh ikut rumpi no secret.

“Ya pacarnyalah, ya kali adeknya,” jawab Ica sambil tersenyum tipis. Fira peka dengan gerak-gerik Ica. Sedari tadi dia tak pernah mengobrol sambil menatapnya, justru laptop yang ia lihat. Apalagi saat berbicara tadi, tatapan Ica terlihat sendu. Ica juga kebetulan sedang mendengarkan lagu galau milik Meiska yang berjudul ‘Hilang Tanpa Bilang’.

“Banyak cowo yang lebih dari Aldi Ca, udah ah nggak usah galau gitu.” Fira menepuk pundak Ica untuk menyalurkan energi semangatnya itu.

“Iyalah, yakali aku stuck di Aldi tok, ga mungkin juga fir!” Balasnya, kini Ica berani menatap wajah Fira itu dengan senyumnya yang penuh arti.

“Nah gitu dong, yaudah deh aku mau mandi dulu byeee!” Fira menaruh handphonenya dimeja milik Ica, lalu beranjak meninggalkan nya sendiri.

Ica tersenyum melihat temannya itu, ya walaupun apa yang dirasakan dalam hatinya itu berbeda.

“Bohong fir, kalo aku ga sakit liat ini semua,” lirihnya. Ia mengambil handphone nya, dimana terpampang notifikasi dari Aldi yang tengah menanyakan keadaannya saat ini.

Baca juga:  Kenangan Yang Terhenti ~ Adinda Rizqiyatul Hasanah

“Ternyata gini ya rasanya jadi second choice, aku ga pernah nyesel pernah jatuh sedalam ini ke kamu Di,” lanjutnya.

Kini, lagu yang tadi berjudul ‘Hilang Tanpa Bilang’ berganti pada lagu ‘Akhir Tak Bahagia’ milik Misellia.

Tepat pada lirik, “Dari banyaknya insan didunia, mengapa dirimu yang aku sangka.”

Ica meneteskan air matanya untuk kesekian kalinya, ia masih tidak percaya tentang hal yang akan terjadi padanya. “Kalau ujungnya kaya gini, terus kita yang kemarin itu apa ya Di?” lirihnya. Ia segera menghapus air matanya.

Pikirannya kacau, memang akhir-akhir ini hubungannya dengan Aldi tidak baik baik saja. Ada saja hal yang diperdebatkan, termasuk “pandangan negatif orang”.

Sejak dekat dengan Aldi, kebahagiaan Ica memang sedikit bergantung pada Aldi. Itu karena Aldi selalu ada baginya, terlebih Aldi adalah orang pertama yang selalu mendengar keluh kesahnya tentang masalah yang dihadapi. Respon dari lelaki itu juga baik, dan benar-benar membuat Ica sedikit bersemangat dan kembali mempercayai bahwa setelah ini Tuhan akan mengirim kebahagiaan untuknya.

Disitu, Ica percaya dan menganggap salah satu kebahagiaan yang dikirimkan adalah sosoknya. Namun kini malah menjadi sumber sakit yang lebih.

Ica selalu menyangkal perkataan orang-orang yang mengatakan bahwa Aldi buruk untuknya, selalu konsisten dan percaya bahwa Aldi itu tak seburuk yang orang lain kira.

Tapi percuma, kita tidak bisa mengatur pandangan orang lain terhadap seseorang.

=====

Hai, aku Aisyah, panggil aja Ais! Siswa MAN 2 Probolinggo. FYI, aku anak IPS, ya hehe. Aku suka apapun yang berbau senja dan pantai, apalagi jika bisa menikmatinya bersama dia. Sekian dan terima kasih. Kalian bisa temui aku di @aisyazraaa_.

Baca juga:  Titip Pesan Untuk Ayah ~ Nayla Al Magfiroh

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR