Malam Lailatul Qadar adalah momen yang sangat istimewa dan mulia bagi umat Islam. Lailatul Qadar juga dapat diartikan sebagai malam seribu bulan.
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ࣖ
Terjemahnya:
1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar.
2. Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu?
3. Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan.
4. Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.
5. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.(QS. Al-Qadr : 1-5)
Walaupun malam Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh dengan kemuliaan dan ampunan dari Allah SWT, namun terdapat juga orang-orang yang tidak akan mendapatkan ampunan Allah pada malam tersebut. Imam Arrozi pernah mengatakan bahwa ketika malam Lailatul Qadar tiba, maka malaikat Jibril akan memanggil seluruh malaikat seraya berkata, “Berangkatlah, berangkatlah.” Para malaikat kemudian bertanya kepada Jibril, “Wahai Jibril, apa yang akan dilakukan Allah SWT pada umat Islam di malam Lailatul Qadar?” Jibril menjawab, “Sesungguhnya Allah SWT akan memandang mereka dengan rahmat dan mengampuni dosa-dosa mereka, kecuali empat orang.”
Para malaikat kemudian bertanya lagi, “Siapakah empat orang itu, wahai Jibril?” Malaikat Jibril pun menjawab, “Mereka adalah para pecandu minuman keras, orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, orang yang memutuskan silaturahmi, dan orang yang pendendam.”
Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa bagi umat Islam. Namun, hal yang menarik adalah malam ini dirahasiakan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam harus senantiasa bersemangat dan beribadah dengan sungguh-sungguh sepanjang bulan Ramadhan, agar dapat meraih malam Lailatul Qadar ini. Dalam hal ini, umat Islam tidak hanya mengetahui pentingnya malam Lailatul Qadar, tetapi juga mengetahui bahwa malam tersebut merupakan malam yang dirahasiakan dan tidak dapat diprediksi.
Selain keistimewaan yang telah disebutkan, terdapat juga beberapa ciri-ciri malam Lailatul Qadar yang bisa kita amati. Salah satunya adalah munculnya beberapa fenomena alam yang tidak biasa. Contohnya adalah pada pagi hari terasa sejuk dan sinar matahari tidak begitu terasa panas, serta pada malam hari suasananya tenang dan sunyi. Namun, perlu dicatat bahwa munculnya fenomena alam tersebut terjadi setelah malam Lailatul Qadar, bukan sesaat sebelum atau sedang berlangsungnya.
Sebagai umat muslim, kita hanya bisa berikhtiar dan melakukan amalan baik di bulan suci Ramadhan untuk meraih malam Lailatul Qadar. Meskipun demikian, para ulama berbeda pendapat mengenai waktu terjadinya malam tersebut. Ada yang berpendapat bahwa malam Lailatul Qadar muncul pada awal bulan Ramadhan, ada yang berpendapat pada tanggal 17 bulan Ramadhan, dan ada pula yang berpendapat bahwa malam Lailatul Qadar muncul pada 10 malam terakhir sebelum bulan Ramadhan. Namun, yang paling masyhur dan banyak dipercayai oleh para ulama dan sahabat adalah bahwa malam Lailatul Qadar muncul pada malam ke-27 bulan Ramadhan.
Oleh karena itu, setiap muslim diharapkan untuk berusaha semaksimal mungkin dan terus memperbanyak amal baik sepanjang bulan Ramadhan, sehingga kita dapat meraih malam yang sangat istimewa ini. Dengan begitu, kita dapat memperoleh kemuliaan dan ampunan dari Allah SWT serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada-Nya.
======
Aprilia Anggraini Putri lahir di Bangkalan Tanggal 16 April 2002. Jenjang pendidikan sekolah dasar MI Salafiyah, MTS Salafiyah, dan sekarang melanjutkan ke man 2 Probolinggo jurusan IPA.
Selain menjadi pelajar,ia mengabdi di TPQ Sukomulyo,yang dikenal dengan Rumah ABATA. Pada 2015, ia berhasil menjuarai Kompetisi Sains Madrasah (KSM).
Komentar Terbaru