Mulut dipaksa diam,
Hanya air mata yang mengalir bisu,
Tetesan hujan mengiringi tangis.
Banyak luka yang tak mudah sembuhkan,
Ada masalah yang masih teka-teki,
Bayangan masalalu masih terasa jelas.
Coretan pada kanvas menjadi saksi,
Bagaimana absurdnya kehidupan,
Berusaha mengalihkan telinga dari cacian mulut manusia.
Tak dapat hidup dengan tenang,
Banyak mata yang berusaha mencari kesalahan,
Hanya bisa melapangkan dada.
======
Hallo saya Lesti Abelia, moto hidup “Jangan mudah menyerah yakinkan diri jika kamu bisa”. Selengkapnya bisa di kunjungi di IG: @liya.abelia, terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca dan sampai jumpa di karya saya berikutnya.
Komentar Terbaru