Begitu banyak bentuk bagi Allah menunjukkan kasih sayang-Nya dengan memberikan rezeki yang berkah, ataupun dengan ujian berbagai masalah. Ujian datang untuk kita selesaikan. Masalah ada untu kita terima. Mengapa harus memperoleh ujian dan masalah? Karena Allah ingin kita menjadi hamba yang kuat, sabar, dan mulia sebagai entitas paling sempurna.
Kadang manusia tidak mengerti atas kasih sayang Allah. Melampiaskan keadaan dengan mengeluh dan menyalahkan. Padahal, jika sedang diuji dan mampu melewatinya, naiklah derajatnya.
Kamu meminta keberanian dan Allah memberikan rintangan agar dapat melewatkan. Kamu meminta kasih sayang dan Allah memberi orang-orang yang kesulitan. Kamu meminta pertolongan dan Allah memberikannya kesempatan. Kamu tidak menerima apa yang kamu inginkan, tapi kamu mendapatkan apa yang kamu butuhkan. Kamu tak mendapatkan apa yang baik bagimu, tapi kamu memperoleh apa yang terbaik untukmu.
Sering kali Manusia tak mengerti bentuk kasih sayang Allah. Ketika Allah memberi rezeki, dianggap sebagai kemuliaan diri. Namun, saat ia mendapatkan kesulitan, ia menganggap bentuk kebencian. Anggapan itu tentu salah. Karena, kasih sayang Allah ada untuk seluruh makhluk ciptaan-Nya.
Orang yang beriman dan bertakwa malah merasa takut saat diberikan kelimpahan rezeki, karena ia harus mempertanggungjawabkannya di akhirat nanti. Sebaliknya, saat di uji ia akan melaluinya dengan mengharapkan balasan terbaik dari-Nya
Orang yang memahami dunia adalah medan cobaan, maka mereka menyikapi kebaikan sebagai pemuliaan. Ia juga tak beranggapan ujian sebagai penghinaan. Ia paham betul bahwa kenikmatan di dunia tidaklah abadi, bisa saja menjerumuskan diri. Sementara, kesulitan di dunia adalah jalan untuk menggapai kenikmatan di akhirat nanti.
=====
Assalamualaikum.
Salwa Nurul Asyifa lahir pada bulan 2007. Asal sekolah MTs Zainul Hasan dan Sekarang menempuh pendidikan di MAN 2 Probolinggo. Menulis merupakan hobi baru baginya. “Beranilah untuk bermimpi dan beranikan dirimu untuk mewujudkan semua impianmu, karena impian tidak akan tercapai tanpa keberanian.”
Wassalamualaikum
Komentar Terbaru