Jumat, 04 Sep 2026
  • " Being Smart Generation " Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Hebat Bermartabat

Masa Nan Lara ~ Salwa Nurul Asyifa

Aku berusaha mengambil pelajaran penting setiap hari. Entah dari kendaraan yang melintas, hewan-hewan kecil yang menggelitik otak. Tentunya sebelum paham betul pelajarannya, terlebih dulu ada rasa. Apakah itu sedih, marah, takut, kecewa, atau emosi lainnya. Emosi itulah yang membuatku terus bertahan. Menyesuaikan diri dengan lingkungan, dengan hak dan kewajiban sebagai seorang pribadi seutuhnya. Menempatkan diri sesuai posisi dan porsi yang tepat.

Hingga tibalah pada sebuah titik situasi. Ketika aku berada pada roda yang dulu dilalui oleh mereka. Rupanya betul, menjadi dewasa bukanlah hal mudah. Dan tak melulu menyenangkan. Dewasa berarti semakin banyak berhubungan. Artinya semakin sering bergesekan dengan masalah-masalah. Tentu harus semakin tahan banting terlempar segala macam kondisi nan genting

Satu hal yang istimewa, menjadi dewasa artinya kita mulai turut masuk pada emosi orang-orang di sekeliling. Mendalami apa yang mereka alami. Bahkan mungkin lebih jauh dari yang mereka rasakan.

Satu kalimat penting dari seorang guru tentang rasa cinta yang selalu terngiang hingga sekarang, “Aku mencintaimu, oleh karena itu aku akan sakit jika kau disakiti, namun akan jauh lebih sakit jika kau menyakiti.”

Ini bagiku sebuah rasa cinta sekaligus empati yang sudah mencapai level tinggi. Jika sudah sampai di titik itu. Berhati-hatilah. Cinta makhluk itu semu. Saatnya kembali pada sang maha cinta sesungguhnya.

=====

Assalamualaikum.
Halo, nama Salwa Nurul Asyifa lahir pada bulan 2007. Asal sekolah MTs Zainul Hasan dan Sekarang menempuh pendidikan di MAN 2 PROBOLINGGO, dengan jurusan yang dipilih IPA. Menulis merupakan hobi baru baginya.

Baca juga:  Satu Cinta, Sepenggal Rasa, Sejuta Kecewa ~ Aprilia Anggraini Putri

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR