Jumat, 04 Sep 2026
  • " Being Smart Generation " Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Hebat Bermartabat

Rangkaian Kala Nanti ~ Salwa Nurul Asyifa

Ada seorang pelajar yang bermimpi ingin menjadi pendakwah. Mengapa? Salah satunya ingin membawa perubahan bagi pemuda di zaman yang telah tua. Berbicara tentang perubahan, itu artinya harus ada keterlibatan antar pemuda lainnya. Siapa? Pemuda itu adalah aku, kamu, dan kita, pejuang penuh semangat yang tak pernah renggang. Kita memiliki mimpi, lalu cari strategi, selanjutnya adalah mengeksekusi.

Malcom X pernah berkata “Pendidikan adalah jalan menuju masa depan, karena hari esok adalah milik mereka yang mempersiapkannya hari ini.” Arti lainnya impian akan mudah tercapai jika rencana telah digapai. Jadi, apa yang perlu kita persiapkan? Ayo kita mentarget diri sendiri dalam 3-7 tahun ke depan. Tentukan ingin berperan di bidang apa. Bangun mimpi, cari strategi, dan eksekusi.

Ir. Soekarno dalam kutipan pidatonya berucap “Berikan aku 1.000 orang tua niscaya akan ku cabut Semeru dari akarnya, berikan aku 10 pemuda maka akan ku guncangkan dunia.” Dengan kata lain pemuda tidak boleh menjadi pecundang, melainkan harus menjadi pejuang demi kemaslahatan bersama.

Kita juga dapat menerapkan 5w 1h yang sering digunakan untuk jurnalisme dan penelitian lainnya. Pertama “what” what do you want? Catat dan terapkan, karena impian yang hanya dibayangkan akan lenyap jika tidak disertai dengan tindakan. Kedua “who” Who do you need? Carilah teman untuk berdiskusi, serta memperbaiki diri menjadi yang lebih baik lagi. Ketiga “why” Why want it? Setiap orang pasti memiliki alasan disetiap tujuan. Alasan itulah yang akan membangun rasa semangat dalam diri agar tetap gigih berjuang demi sebuah impian.

Keempat “when” when will you do it? Harus memiliki target untuk direalisasikan. Visualisasikan mimpi, karena kesempatan tidak akan datang berkali-kali. Jika bisa sekarang kenapa harus nanti?. Pastikan disekitar ada orang-orang hebat agar visi semakin kuat. Kelima “where” Where to start? Tempat juga berpengaruh. Contohnya kita butuh sekolah, kampus, dan pesantren untuk memulai segala mimpi, yang telah ada di angan sejak dini. Yang terakhir “how” How to? Ketahuilah cara untuk mencapai impian itu. Pelajari yang dibutuhkan, fokus dengan tujuan awal. Jangan takut untuk memulai segala hal. Karena seorang pemula adalah langkah awal menjadi profesional.

Baca juga:  Wujud Kepedulian Antar Sesama; MAN 2 Probolinggo Santuni Puluhan Anak Yatim

Sertakan Allah disetiap usaha yang akan dilakukan. Doa adalah senjata terampuh yang dimiliki muslim dalam segala keadaan. Saat bahagia, niscaya bersyukurlah. Saat ada masalah, maka bersabarlah. Doa mampu memotivasi diri disetiap situasi. Selalu optimis dalam menjalani kehidupan, semangat untuk mengejar masa depan, menjauhkan diri dari bisikan setan yang akan melemahkan iman. Sesuatu yang terlihat mustahil bisa menjadi berbuah hasil. Allah akan senantiasa mencintai hamba-Nya yang banyak berdoa kepada-Nya.

Merasa doamu tak diijabah? bisa jadi Allah telah kabulkan dengan bentuk lain, karena dia lebih tau apa yang sedang dibutuhkan hamba-Nya. Apa yang disebut kita tidak baik, belum tentu buruk di mata sang pencipta. Dan sebaliknya.

===

Assalamualaikum.

Salwa Nurul Asyifa lahir pada tahun 2007. Sekarang tengah menempuh pendidikan di MAN 2 Probolinggo. Menulis merupakan hobi baru baginya. “Beranilah untuk bermimpi dan beranikan dirimu untuk mewujudkan semua impianmu, karena impian tidak akan tercapai tanpa keberanian.”

Wassalamu’alaikum.

===

Editor: Aisyah

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR