Menunggumu sudah menjadi hal yang biasa untuk ku. Selama ini aku berharap saat aku membuka handphone ada kabar dari mu, tapi itu semua tak kunjung ada. Aku bertanya tanya sesibuk apa dirimu disana, sampai kau tak sempat membalas pesan dariku dan memberi kabar.
Menunggu itu butuh kesabaran yang banyak. Apalagi, menunggu seseorang tanpa kabar. Jika kamu berada di posisi ku, aku sangat yakin kamu akan berhenti menungguku, dan memilih untuk mencari orang lain, daripada harus menunggu seseorang yang memberi kepastian yang tidak pasti.
Aku menunggumu, karena aku percaya kamu tidak akan pernah mengkhianati ku. Aku percaya padamu, kau akan kembali untuk menepati janjimu, dan aku percaya kau akan menjaga kepercayaan ku.
Tapi kamu menghancurkan kepercayaan ku, dan membuat Penungguan ku selama ini sia sia. Sebab, kamu disana, sudah mempunyai seseorang yang menggantikan posisi ku. Aku sangat kecewa padamu, dan aku akui ini sepenuhnya bukan salah mu, tapi ini juga salah ku. Kenapa aku terlalu percaya pada janji manis mu, dan kenapa aku menunggu orang yang memberi kepastian yang tidak pasti, yang jelas jelas itu sangat menyakitkan.
Dari ini aku paham, bahwa yang setia akan kalah dengan yang selalu ada. Apalagi orang itu mampu membuat hari hari mu bahagia, membuatmu nyaman berada di dekatnya.
___
Bionarasi:
Perkenalkan namaku Amelia Hasanah,aku mempunyai hobi membaca dan memasak, cita citaku sebagai dokter dan pembisnis,aku suka pertualangan karena itu akan membuat pengalaman baru untuk ku, sekarang aku sedang menuntut ilmu di MAN 2 PROBOLINGGO.
___
Editor : Salwa Nurul Asyifa
Komentar Terbaru