Senin, 07 Sep 2026
  • " Being Smart Generation " Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Hebat Bermartabat

1 Kekurangan = 10 Kelebihan ~ Aprilia Anggraini Putri

Ini tentang apa yang terlihat nyata.
Semua diciptakan sebagai makhluk yang tidak sempurna.
Setiap makhluk ciptaan Sang Kuasa pastilah memiliki kekurangan yang membuat dirinya tak berdaya.
Tapi sebenarnya, ketidak sempurnaan itu justru merupakan sebuah kelebihan yang orang lain belum tentu memilikinya.

Terkadang kita salah menilai tanpa mencari tahu kebenarannya.
Ada yang dianggap bodoh dan tak bisa apa-apa, tapi dibalik itu semua justru ada bakat terpendam yang luar biasa.
Ada yang terlihat cantik nan anggun, namun tak pandai dalam bertutur kata yang baik dan bertindak yang sopan.
Ada yang terlihat cue dan terkesan menghiraukan, justru sebenarnya ia yang begitu tulus memperhatikan.
Ini membuktikan, kita tak dapat menilai seseorang hanya dari casing luarnya saja.

Kekurangan dan kelebihan ibarat mata uang yang selalu berpasangan.
Ia adalah anugrah yang menyadarkan bahwa kita membutuhkan orang lain untuk menjadi sempurna.
Mengajarkan bahwa setiap insan diciptakan untuk saling mengisi dan saling melengkapi.

Sebagai manusia, terkadang muncul perasaan iri dengan apa yang dimiliki orang lain.
Kok dia cantik? Sedangkan diriku … jauh berbeda dengannya.
Terkadang juga kita sibuk membandingkan diri dengan orang lain, dan lupa akan pelajaran bersyukur.
Dia langsing, sementara aku kok … gendut ya?
Itulah pertanyaan normal manusia yang selalu ingin dirinya sama dengan orang lain.
Ia beranggapan, menjadi sama seperti orang lain akan membuat dirinya bahagia.
Tapi,apakah benar bahagia?

Tuhan menciptakan kita dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
Kalaupun ada orang lain yang dilahirkan dalam keadaan tidak sempurna, itu bukan berarti Tuhan tidak adil.
Tuhan telah memberikan karunia yang lebih kepada dirinya di bagian lain, yang terkadang tidak kita sadari.

Sebuah nasehat bijak yang kutulis dalam catatan harianku, “Kita semua telah diciptakan dengan porsinya masing-masing. Orang bodoh menertawakan kekurangan orang lain, sementara orang bijak menertawakan kekurangan diri sendiri.”

Bionarasi ~
Aprilia Anggraini Putri lahir di Bangkalan Tanggal 16 April 2002. Jenjang pendidikan sekolah dasar MI Salafiyah, MTS Salafiyah, dan sekarang melanjutkan ke man 2 Probolinggo jurusan IPA.
Selain menjadi pelajar,ia mengabdi di TPQ Sukomulyo,yang dikenal dengan Rumah ABATA. Pada 2015, ia berhasil menjuarai Kompetisi Sains Madrasah (KSM).

Baca juga:  Memeluk Luka ~ Lesti Abelia

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR