Dari awal memang sudah takdir,
Setiap pertemuan pasti ada perpisahan.
Awal putih abu-abu ini, kupikir aku akan menjadi pendiam karna trauma akan masalalu.
Namun takdir mempertemukanku dengan dia.
Seorang gadis remaja yang menyukai dunia kepenulisan.
Di pertemukan pada satu kelompok MPLS dan sampai sekarang selalu ditakdirkan berdua.
Menjadi partner OSIM dan sekaligus partner nt.
Astaga!
Tak kusangka dunia sebercanda ini.
Banyak hal yang kita lakukan berdua, kenangan demi kenangan telah kita ukir dalam sejarah.
Tawa, tangis, keluh, dan kesah sudah kita lewati bersama.
Saling menukar cerita adalah hal biasa, tapi memiliki makna yang sangat berarti.
Pertemuan yang baik akan menjadikan kenangan yang hebat.
Seperti bumi dan langit,
Juga ikan dan air.
Kuharap pertemuan ini,
Menjadi takdir yang indah untuk kita berdua.
–
Bionarasi:
Adinda Rizqiyatul Hasanah lahir di Probolinggo pada 19 Februari 2007. Saat ini sedang menempuh bangku pendidikan putih abu-abu di Man 2 Probolinggo. Mempunyai hobi menggambar dan juga masih belajar mendalami dunia kepenulisan selama dua bulan terakhir. Salah satu karyanya yang masih belum selesai adalah “Aku,Kamu & Waktu”, bisa dibaca pada aplikasi orange. Kata-kata yang selalu ia tekuni adalah “Kalau gak sekarang, kapan lagi?”. Pembaca bisa menghubungi melalui:
IG pribadi: @dndawhy__
IG gambar: @dindarizq_19
Username WP: @penghunibumiiiikk
Komentar Terbaru