Jumat, 04 Sep 2026
  • " Being Smart Generation " Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Hebat Bermartabat

Mencintaimu Dalam Doa ~ Aqiq Zaman Rusnadi

Terkadang diri ini berdoa agar sejenak bisa melupakanmu
Bukan karna diri ini tak kuasa
Hanya saja, sesuatu yang ada belum waktunya
Menjadikan penghalang untuk diri ini agar bisa mencium bau surga-Nya

Tak jarang anak muda terjerat dalam hal ini
Memilih jalan yang salah
Berharap semua berjalan dengan indah
Hingga tak sadar bahwa mereka telah kehilangan arah

Mencintai?
Tak ada yang salah dengan hal itu
Namun, cara merealisasikannya yang kurang tepat
Antara cinta dengan nafsu
Atau cinta dalam diam

Maka, adakah yang lebih indah dan syahdu dari dua jiwa yang saling menunggu?
Yang tak saling menyapa, namun doanya riuh mengangkasa
Memilih senyap dalam rindu
Meski,rasa ingin ini yang mengebu-gebu
Tetap menjaga kehormatan perasaan
Karna takut menyalahi aturan Sang Maha Cinta

Genggamlah semua dengan iman
Bukan dengan akal dan pikiran semata
Sungguh dengan iman semua akan lebih indah
Cintamu, doamu, harapanmu biarkan semua
Berada pada genggaman Sang Pemilik Cinta

Antara azan yang berkumandang
Dan kiblat yang tentukan arah pulang
Antara manisnya syahadat
Dan dahsyat nya syafaat
Antara hitungan tasbih
Dan indahnya doa
Aku berharap bahwa sujudku dan sujudmu akan bertemu di amin yang sama.

Bionarasi
Aqiq Zaman Rusnadi, biasa dipanggil Izam. Lahir di Probolinggo 23 agustus 2005. Saat ini ia sedang menuntut ilmu di MAN 2 PROBOLINGGO, kelas 10 jurusan agama. Ia bertempat tinggal di pajarakan Probolinggo. Salah satu pengagum dari kata motivasi Islam.

Baca juga:  Tetap Merindu Di Kala Ramadan ~ Syafhira Khoirotun Zahra

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR