Selasa, 08 Sep 2026
  • " Being Smart Generation " Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Hebat Bermartabat

Janji Manis Yang Terlupakan ~ Iqbal Romadhoni

Semuanya berawal pada 21 Juni 2019, Imran dan Mulan saling mengikat janji berkomitmen akan tetap setia hingga takdir menyatukan mereka dalam tali pernikahan. Imran berinisiatif membuat komitmen ini untuk menjaga kelanggengan hubungan mereka. Terlebih karena Mulan akan berangkat menuntut ilmu ke ibu kota selama satu tahun, membuat sejoli ini harus terpisah selama beberapa waktu. Isi komitmennya kurang lebih seperti ini:
1. Selalu setia;
2. Jangan pernah berubah;
3. Saling percaya;
4. Jaga kesehatan dan taat ibadah; dan
5. Tekun belajar
Menjalani hubungan jarak jauh tentu tidak mudah, banyak rintangan dan pengorbanan. Namun seluruh perjuangan tersebut seolah terbayar dengan momen-momen manis yang tercipta, meskipun hanya lewat media jarak jauh. Mulai dari saling bertukar pesan lewat WhatsApp hingga membuat challenge untuk memupuk rasa kebersamaan.
Pernah satu waktu mereka berdua saling membuat tantangan siapa yang akan tertidur duluan. Mereka pun akhirnya saling berkomunikasi melalui telepon, dan mengobrolkan banyak hal. Kuncinya mereka harus bisa menahan kantuk hingga pagi. Dalam tantangan tersebut, akhirnya Imran yang berhasil menahan untuk tidak tertidur hingga pagi, sementara Mulan terlelap sekitar jam dua pagi dan baru bangun pada jam delapan.
Tak terasa setahun berlalu, Mulan kembali dari ibu kota. Sebuah kesempatan emas untuk mereka saling melepas rindu. Demi membuat kejutan kepada Imran, Mulan merahasiakan kepulangannya. Tanpa memberi kabar, Mulan langsung datang ke rumah Imran.
Imran yang saat itu sedang bersantai menikmati tontonan di kamarnya, terkejut ketika Mulan mengirimkan foto halaman depan rumahnya. Tak percaya dengan pesan Mulan, Imran langsung mencari tahu maksud Mulan.
“Maksud ini apa Lan?” tanya Imran melalui WhatsApp.
“Aku ada di depan rumah kamu sekarang, keluar dong Ran,” balas Mulan diikuti imoji senyum.
Imran yang hanya berencana malas-malasan hari ini menjadi lebih semangat. Imran langsung bergegas mandi, memakai pakaian terkeren miliknya, dan segera menemui Mulan yang telah duduk di beranda rumahnya bersama ibu Imran. Tak ingin membuang waktu, Imran lalu mengajak Mulan berjalan-jalan bersama menghabiskan waktu seharian.
Sore harinya, Imran mengantar Mulan pulang ke rumah dan langsung disambut oleh ayah Mulan. Imran yang memang juga sudah cukup akrab dengan keluarga Mulan, masih sempat menghabiskan waktu bersama keluarga Mulan. Setelah makan malam bersama, Imran berpamitan kepada Mulan dan orang tuanya, tak lupa ia mencium tangan ayah Mulan yang notabenenya calon mertua yang harus ia ambil hatinya juga.
Tak terasa seminggu berlalu, Mulan yang sudah habis masa liburannya, harus egera kembali ke ibu kota tempatnya belajar. Kembali dua sejoli ini harus berpisah, dan menjalani hubungan jarak jauh. Sebelum berpisah di terminal bus ketika mengantar Mulan, Imran erpesan agar ia selalu mengingat komitmen mereka.

“Tadi aku melihat Mulan jalan dengan cowo.” Imran membaca pesan yang dikirimkan seseorang yang mengaku teman Mulan di ibu kota.
Tak ingin langsung percaya dengan pesan yang juga tidak jelas asal usulnya, Imran lalu mengkonfirmasi langsung kepada Mulan melalui video call.
“Tadi tuh aku memang jalan sama cowo, tapi itu Ardi adikku dan ayah juga. Kalau tidak percaya, coba tanya sendiri, tuh orangnya.” Mulan menjelaskan sambil mengarahkan kamera ponselnya ke arah adik dan ayahnya yang sedang berkunjung.
Setelah mendengarkan penjelasan Mulan, Imran menjadi lebih lega, dan berusaha membuang jauh pikiran buruknya kepada Mulan.

Layaknya sebuah hubungan yang terus naik turun, hubungan Mulan dan Imran akhirnya tiba di titik jenuh. Mulan mulai jarang memberi kabar meskipun sering coba dihubungi Imran. Tak ingin berburuk sangka, Imran tetap berusaha berpikiran positif. Hingga akhirnya di masa liburan berikutnya Imran benar-benar terpukul dengan kenyataan yang ia harus terima.
Setelah kurang lebih dua bulan tidak memberi kabar, Imran mendengar berita kalau Mulan telah memiliki pasangan baru. Bahkan mereka akan segera menikah satu bulan yang akan datang. Berusaha mencari tahu langsung kebenaran itu kepada Mulan, Imran tetap menemui jalan buntu. Mulan tidak pernah mau mengangkat teleponn, bahkan sampai memblokir kontak Imran.

Bionarasi
Perkenalkan nama saya Iqbal Romadhoni, berasal dari Kecamatan Gending tepatnya di Dusun Banjar Desa Randupitu RT.004/RW.002. Saya pribadi masih sekolah tepatnya di Madrasah Aliyah Negri 2 Probolinggo, kelas XI, umur saya 17 tahun, saya alumni Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong pada tahun 2019/2020 bisa disebut angkatan corona.

Baca juga:  Sesak Yang Menyakitkan ~ Adinda Rizqiyatul Hasanah

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR